HOROR MOVIE “Cinta dan Demdam”
Tepat pada jam 22.30 disudut malam
yang gelap seorang wanita berlari tergesa-gesa dikejar para perampok/penjahat.
Amanda :
(ketakutan)
Tolong…tolong….tolong.
Tak
seorangpun yang mendengar jeritan tolong
siwanita tersebut. Siwanita itu pergi sembunyi dibelakang warung milik seorang
warga.
Perampok I : (sambil memegang tangan si wanita) Mau lari kemana lagi???
disini aja kawani abang malam ini
Amanda
: ENGGAAKK! (menangis) Lepaskan saya, biarkan saya pulang.
Perampok II : HA…Ha…Ha… bawa dia kebelakang
Akhirnya wanita itu diperkosa,
barang-barang berharganya dirampas. Demi menutupi jejak, wanita itu dibunuh dan
dikubur disuatu tempat yang tidak diketahui siapapun.
Pagi hari dirumah, Handphone
berbunyi (kring…kring…kring….).
Laila : Halo,
halo…. Ini siapa??? (sambil menutup telpon)
Aneh!.
Ma!!!
Laila pergi kewarung
Mama : Gak sarapan dulu?
Laila : Gak usah diwarung aja nanti laila
sarapannya, uda telat ni (sambil salam mama)
Assalamualaikum
Ma.
Mama
: Walaikumsalam.
Laila adalah wanita kaya, Keluarganya
memiliki warteg yang sangat terkenal dengan
khas makanan pedasnya. walaupun wartegnya sederhana warungnya tak pernah
sepi, selalu banyak pengunjung yang datang dari dalam ataupun luar kota.
Sesampai diwarung handphone laila berbunyi (kring..kring)
Laila : Halo ini dengan laila, ini siapa
ya?? Halo… (hp mati tiba-tiba)
Aneh???
(ketika laila mengecek no Hp yang masuk barusan terdengar suara)
Munah : Laila ngapain disitu? Maw pamer
gigimu yang ngak seberapa itu? WOI !!!!
Munah adalah sahabat karibnya dari kecil
sampai sekarang ini. Munah lah yang membantu laila menjaga wartegnya tiap hari
semenjak papa laila meninggal. Yach… seperti sahabat menjadi rekan kerja.
Laila : Ekh munah.
Munah : Melamun aja. Pagi2 udah melamun.
Melamuni ap sich serius amat.
Laila :
Siapa yang melamun. ini ada no iseng nelpon2 aja.. pas dicek no.nya gak ad.
Anehkan???
Munah : Nanti fans mu pake no. pribadi biar nampak
cool gitu buat cew jadi penasaran.
Laila : Ye….. hari gini masih ada fans???? (hp
laila berbunyi KRing…kring…kring..)
Halo..reesek banget
sich….hALOOOOOOOO (hp mati) tukan no. ini
lagi tapi gak tau no nya siapa.
Munah : Udah gak usah diopeni. Dah yok kita
buka warung nya.
Munah dan laila :
SEMANGAT (sambil tos)
Waktupun mulai belalu handphone laila selalu
berbunyi, namun laila tidak mengopeninya karna itu no. yang sama juga.
Dikediaman laila.
Laila : Ma, laila tidur duluan ya (
simama hanya tersenyum)
Tepat pada pukul 22.30, jendela kamar
laila terdengar ketokan tok…tok…toktok…
Laila :
Ihhhh siapa sich malam-malam gini ngetok2 (laila bergegas bangkit dri tempat tidurnya dan memeriksa jendela kamrnya)
Gak ada siapapun, ihhh kok meriniding
gini ya (laila kembali ketempat tidurnya sambil menutup wajah nya dengan
selimut).
Tidak lama kemudian terdengar suara minta tolong
Amanda :Tolong…tolong…tolong
saya….
Laila :
(mengintip
kearah kaca) Aakkkhhhhhhhh… se,…se….SETAN!!
Mama
: (berlari kekamar laila dan menghidupkan
lampu) Ada apa laila?
Laila :
Ada Setan ma
Mama :
Dimana? Gak ada siapapun laila
Laila : Ada ma tadi laila lihat dari kaca
Mama : Halusinasi laila mungkin. (duduk
samping laila) udah akh.
Laila : Ma, laila tidur sama mama ya?? Laila
takut
Mama
: Iya…iya… tapi malam ini aja
ya (laila
Cuma mengangguk saja)
ADEGAN
IV
Keesokan
harinya laila melakukan aktivitasnya seperti biasanya. Laila bercerita tentang
apa yang dialaminya kepada sahabatnya tapi sahabtnya kurang percaya. Ketika
asyik bercerita seorang laki-laki datang menghampiri mereka.
Ijal
: Hem!! Serius amat sampe-sampe
pacarnya sendiri datang gak tau.
Laila :
Ekh, boy. Uda lama sampe?
Ijal : Uda setahun kemarin ha..ha..ha…
becanda baru aja
Laila : Duduk aja dulu biar laila buatin minum.
Munah
: Ceileeee pasangan terasi.. Ekh
serasi.
Saat laila membuatkan teh untuk boy
angin bertiup cepat tak seperti biasanya. Tanpa sengaja laila melihat sosok wanita
dikamar mandi.
Laila
: Siapa? (menoleh ke belakang) Munah? aneh (saat
mengangkat gelas sosok wanita berdiri di depannya)
Akhhhhhhhhhhhhhh (laila pingsan gelas yang
dipegangnya jatuh).
Munah
: (bergegas kedapur) Laila ada apa laila (kaget) LAILA!!! Ijal...tolong ijal…
Ijal : (berlari) LAILA!!! Panggilkan ambulans cepat.
Setiba dirumah sakit
Mama :
Laila, kamu knapa?
Laila :
Laila lihat yang aneh ma.
Munah
: (bingung) Setan cew maksudnya? Yang laila bilang tadi ya? Yang mendatangi laila? Yang
mukanya gimana gitu? Dan…
Ijal : Ekhhh semua mw ditanya satu-satu
dong. Kasian lailanya.
Munah
: Iyalah dayang nya laila.
Ijal : Apa??
Munah
: Hehehehehe…. Piace! (laiala
dan mama hanya tersenyum)
Malamnya laila pulang dari rumah sakit.
Boy : (menyalam mama laila) Tante boy pulang dulu ya.
Mama :
Iya, makasi ya uda nolong laila.
Munah
: Tante aturan sama munah terima
kasihnya, kan Q yang nemuin si laila, best friend lagi.
Boy : Pantang tak ikut.
Mama
: Sama aj. Oya munah malam ini kawani
laila dulu ya. Kasian takutnya nanti lailanya berhayal lagi negok yang
ngak-ngak.
Munah
: Siap bos!!!!
Boypun pulang. Dikamar laila
Munah
: Laila pintu jendela kamarmu kayaknya
belum dikunci.
Laila :
Uda.
Munah
: Belum, (munah menuju ke jendela dan
menutupnya) Dasar pelupa, jendela nya aj lupa nutup.
Tiba…tiba….
Gubrak!!! Jendela kamar laila terbuka
sendirinya, munah terkejut dan kembali menutup jendela
Munah
: Seram banget sich… aaaaaaaaaaaaaaaaaaa……la…la…ila….
Bangun… ada.. a…. (munah pingsan tergeletak dilantai)
Laila :
Napa sich mun?? (laila melanjutkan tidurnya)
Keesokan haarinya
Laila
: Munah, LOH!! Oalah munah
Nampak ya ngingonya kalau lagi tidur (sambil banguni munah) munah… bangun munah…. uda siang ini
Munah
: (menjerit) Akhhh, ekh laila kanapa Q bisa dibawah sini
Laila : Ntah, dia sendri yang pindah. Uda
sana mandi.
Laila pun melakukan aktivitasnya seperti
biasanya . sewaktu dijalan laila asyik cerita sama munah, tetapi munah hanya
tersenyum. Sesampai diwarung munah turun duluan dan menuju kamar mandi, Munah hanya diam kaku.
Laila
: Dimana ya tuch anak? Ekh
mun, ngapain disitu? Dipanggil-panggil kok nyahut. (munah Cuma diam berdiri)
Munah………………
Amanda :
Tolong saya,,,,,,tolong saya,,,,,,,,,,
Laila :
Munah, kamu knapa.. munah (handphone berbunyi) Halo…
munah
: Laila
kamu dimana? Dari tadi dicariin. Gerak sikit da main kabur.
Laila :
Bukannya munah tadi…..
munah
: Tadi apa? Ekhhhh jemput sekarang.
Laila terdiam dan menutup mata sejenak, laila ketakutan, dan
segera bergegas menuju tempat munah
berada.
Ijal : Laila mw kemana? Laila
Laila :
Boy (berhenti sejenak)
Ijal : Wajahmu kenap? Kamu sakit ?
Laila mengabaikan kedatangan boy.
Ijal : Aneh. Mungkin laila buru2 kali ya. Tunggu di warung aja. (boypun
menunggu laila, sambil mengambil segelas air)
Amanda :
Ijal… Ijal…
Ijal : Ya.. (menoleh kebelakang) Tadi kok ngak nyahut? Ekhhhh (kaget)
Mana orangnya,
Amanda :
(dari
kamar mandi) Sayang…..
Ijal : (boy melihat kearah suara yang
terdengar tepatnya dikamar mandi) Aneh
perasaan tadi gak ada orang didalam (menoleh ke belakang seorang cew berdiri
tepat dihadapannya, boy ketakutan dan menutup matanya. Ketika boy buka matanya
laila muncul)
Laila :
Ijal!!!
Ijal : AKhhhhh(kaget) Eh laila
Laila :
Kenapa?
Ijal
: Gak tadi Cuma (sambil
mengelap keringat) tadi kok asal
kabur aja
Laila
: Jemput munah.. Boy belakangan ini
laila sering didatangi sosok yang aneh, yang gak tau asal usulnya.
Ijal : Maksudnya? (sambil berpikir)
Laila :
Iya, rambutnya itu panjang, wajahnya aneh gitulah (boy Cuma terdiam begitu aja)
Munah : Aneh bagaimana? (menghampiri laila) Makanya jangan asal melamun sampai kawannya
lupa sendiri.
Ijal : Lupa gimana ni maksudnya?
Laila : Aneh aja, perasaan tadi munah pergi sama Q. Tapi tiba2 munah nelpon,
dan yang tadi itu siapa ?
Munah : Udahlah gak usah dibhas lagi nanti
mikirin yang ngak-ngak lagi. Munah jadi ikutan takut ni. (membayangkan kejadian yang semalam) .
Waktu berlalu begitu saja. Malam hari tepat
pada pukul 22.30 dikediaman laila
Mama :
Bagaimana harimu Laila?
Laila :
Ntah lah ma, beberapa hari ini hal aneh sering terjadi.
Mama :
Maksudnya?
Laila : Gak ada maksud apa-apa sich. Oya ma laila
nanti mw keluar sama boy, bole ya ma?
Mama :
Iya, tapi jangn larut malam pulang nya
Ijal : Permisi… laila
Mama :
Itu boy nya uda sampai, panjang umur juga.
Laila :
Ma laila pergi (sambil salam mama)
Mama :
Hati-hati ya laila, jangan lupa pesan mama tadi.
Di tempat kediaman boy
Ijal : Laila mw minum apa?
Laila
: apa aja yang ada, oya rumah kok sepi? Biasanya rame. Emangnya mama
kamu gak dirumah??
Boy
: O.. iya, mama lagi keluar
kota, mungkin ada satu minggu. Maklum lah wanita pebisnis sampe lupa sama anak
nya sendiri.
Laila
: Ekh gak boleh bilang gitu, itukan demi kamu juga
Boy segera kedapur mengambilkan minum
untuk laila. Sementara laila menunggu diruang tengah dirumah boy. Handphone boy
berbunyi
Laila :
(mengankat
telpon nya) Halo?
Amanda :
Bunuh dia…bunuh dia….jauhi dia…..
Laila :
Apa maaf tdi bilang apa? (hanphonenya mati tiba)
Ijal : Ini minum nya. Laila bentar dulu
ya Q mw keluar sebentar soalnya tadi lupa beli makanan kesukaan mu.
Laila :
Iya tapi jangn lama-lama. Dirumah ada bibi kan?
Ijal : Ada tapi lagi di kamar beres-beres.
Ketika laila menunggu, laila
menghidupkan televise. Saat nonton tiba-tiba televise rusak dan muncul wajah
perempuan sehingga laila kaget dan segera mematikan televise. kemudian laila
melihat disekililing rumah boy dan laila melihat photo boy dan seorang cew
cantik..
Laila :
(sambil
memengang fhoto) Sepertinya
pernah jumpa, tapi dimana ya?
Ijal : Negok photo siapa tuh??
Laila :Eekh
(sambil
meletak photonya) Ini photo
siapa?
Ijal :Owhhh itu photo sepupu (kegugupan
dan menyimpan photo tersebut)
Laila :
Oh, tapi knapa gak pernah jumpa ya? Udah lah gak penting juga..
Ijal : ( tersenyum paksa) Hehehe
Jam menunjukkan 21.00 boy mengantarkan
laila pulang. Esok hari nya diwarung laila selalu memikirkan photo yang dipajang
tempat boy.
Di warung…
Laila :Aneh
ya masak sepupu ijal gak pernah jumpa atau dikenalin sama Q.
Munah : Sepupu? Setau Q ijal itu gak punya
sepupulah. Tapi kurang tau juga
Laila : Makanya Q merasa aneh gitu. Photony
itu gak asing rasanya pernah jumpa tapi entah dimana.
Munah : Udah lah gak usah dipkirkan.
Laila : Iya sich, bentarya kamar mandi dulu
(mencuci
tangan)
Amanda : (tepat
dibelakang laila) Jauhi dia. . . tolong saya…tolong…
Laila : (ketakutan) Si..si..siapa..??? (melihat kearah kaca laila
melihat sosok perempuan di belakangnya dan jatuh pingsan)
Ketika
laila jatuh pingsan, laila dibawa kadalm mimpi. Disebuah Bar…
Amanda : Sayang, kamu seriuskan dengan hubungan
kita?
Ijal : Pasti donk sayang, kamukan yang pertama dan terakhir dalam hidupku. Tumben
nannya seperti itu.
Telpon berbunyi…
Amanda : Sayang takut kehilangan kamu (sambil
bersandar dipundak boy)
Ijal : Bentar ya sayang ada telpon (menjauh
dari Amanda) halo bos….
Bos : Gimana? Sudah ada?
Ijal : Beres bos, barangnya masih 100%
asli
Bos : Ok saya tunggu ditempat biasa (telpon
mati)
Ijal : Sayang, kita pulang yok. Uda
larut malam gak bagus untuk cew pulang jam segini.
Amanda : Ok sayang
Ijal : Sayang nanti singgah ditempatku
dulu ya ada yang mau diambil
Sesampai dirumah boy
Ijal : Tunggu dalam mobil ya (ijal
bergegas keluar dari mobil dan mengunci Amanda sendiri dalam mobil)
Kelang lima menit pintu mobil dibuka
Amanda
: Kok lama sich yank? (kaget)
Kamu siapa? Kamu mw apa? Mana boy? (mendobrak-dobrak
pintu mobil)
Bos : Tenang aja (Amanda dibius dan membawanya kesuatu
tempat yang begitu sepi)
Sesampai
ditujuan Amanda tersadar, dia melihat
ijal disamping jendela mobil
Amanda : Dimana saya? Ijal???
Boy tidak mempedulikannya. Si bos keluar
dari mobil, dan lupa mengunci mobil. Si bos
bicara dengan ijal sambil
menyerahkan amplop berisi uang. Ketika mereka asyik negoisasi Amanda berusaha
keluar dari mobil. Dan……….
Ijal
: HEY!!! MW LARI KEMANA???
Liala terbangun, dan sudah berada dikamar
laila
Laila : Q dimana?
Mama : Dirumah. Laila knapa belakangan
ini mama lihat laila sering jatuh pingsan dan melamun.
Laila : Laila….. (bergegas keluar dari kamar dan
pergi menemui ijal)
Mama : Laila maw kemana? (laila
tidak mempedulikan mamanya)
Laila : (calling ijal) Ijal lagi dimana? Ada yang mau Q tanya
Ijal : Lagi jumpa klien nie sayang, nti aja ya (handphone
mati)
Padahal ijal sedang berada diluar bersama seorang cew.
Akhirnya laila menuju rumah munah.
Laila :
Munah… Munah
Munah : Laila masuk dulu ada apa?
Laila :
wakyu dikamar mandi Q melihat sosok wanita dikaca dan tepat dibelakang Q, ngak
tau itu siapa. Pas laila pingsan tadi, laila mimpi aneh, dan disitu ada ijal dan juga cew.
Dan cew itu persis seperti yang mendatangi Q, Jangan-jangan?? photo yang
semalam itu…photonya…. (menoleh kearah munah, tetapi….) AKHHHHHH kamu siapa? (laila jatuh pingsan, ternyata
Munah adalah Amanda dan laila terbawa dalam mimpi…..)
Amanda : (berlari tergesa-gesa) Tolong…tolong….
Ijal : Sayang…. (menangkap Amanda)
Amanda : Boy… kamu jahat lepaskan
Bos : HA…Ha…Ha… bawa dia kebelakang
Kemudian……
Munah : (membuka pintu, kaget) Laila!!
Bangun laila…bangun laila….
Laila : AKhhhhhhh pergi…pergi… jangan
ganggu hidup Q….PERGI!!!!!!!
Munah
: Laila ini munah…munah
Laila : Munah? (memeluk munah) Munah…. Q takut… (laila menangis karna ketakutan)
Munah : Nih minum dulu, kamu kok bisa sampe kesini? Knapa gak ngabari?
Laila : Iya…Q…Q…tau itu photo siapa…
Q harus jumpa Ijal..
Munah : (kebingungan) Photo apa?
Laila : (menarik tangan munah) Ayo kita pergi tempat Ijal
Munah : Tapi… ini sudah jam 22.30… larut
malam laila
Laila tidak peduli dan segera menuju
tempat boy, sesampainya di rumah boy…
Laila : (gedor-gedor pintu,ternyata pintu
tidak dikunci laila masuk begitu saja, dan …) Ijal… kamu…. (menangis) Dia siapa?
Ijal : (kaget) Laila? (laila berlari) Laila tunggu.. ini
cuma salah faham… laila!!
Munah : Laila kamu knapa? (munah
melihat cew sedang bersama boy, dan langsung menghampiri boy dan menampar nya)
Dasar lelaki kurang ajar!! (munah
menghampiri laila) Laila yok
pulang kamu yang sabar…
Dirumah laila hanya menangis dan selalu
membayangkan apa yang telah dilakukan si boy, boy selingkuh didepan matanya.
Hal yang begitu menyakitkan baginya.. hari berlalu begitu saja tanpa terasa.
Malam hariny tepat pukul 22.30
Amanda merasuki tubuh laila yang lemah
Munah : Laila kamu mau kemana?
Laila
: Tempat ijal (dengan
nada lemas)
Munah : Ngapain kesana? Udah lah lupakan aja
dia, dia memang gak pantas untuk mu
Laila
: Dia harus mati… (dan
pergi)
Munah : APA?? Laila tunggu, jangan terbawa
emosi (mengikuti laila)
Sesampai
dirumah boy
Ijal : Laila, maafkan aku, apa yang
kamu lihat itu gak seperti yang kamu
pikirkan. Malam itu Q dijebak . Laila?
Laila :
MAti kaU (mendorong boy)
Munah : Hentikan laila, laila sadar (
meraih pundak laila, tetapi laila mendorong munah dengan kuat dan jatuh pingsan)
Ijal : Kamu kenapa?
Amanda
keluar dari tubuh laila. Laila jatuh pingsan
Amanda
: Kamu harus mati!!!!!!!
Ijal :
Amanda?? (ketakutan) Kamu???
Amanda menyeret boy seperti yang dilakukanny
diwaktu yang lalu.
Ijal
: Maaf kan aku… dulu Q gak bermaksud untuk melakukan itu, Q melakukan
itu karna terpaksa.
Amanda : Aku gak peduli… kamu harus mati!!! kamu
harus tau rasa sakit yang Q alami!!! KAMU HARUS MATI!!!!!!!!!
Ijal :
Maafkan Q, itu Q lakukan demi …
Amanda : Masih ingat
janji mu dulu? Kenapa kamu lakukan itu? Q begitu mencintaimu, tapi kamu
menyia-nyiakan nya, kamu hancurkan hidupku demi uang. Kamu biarkan Q mati demi
nafsumu kalau Q gak bisa memiliki mu… (mendorong
ijal) KAMU HARIS MATI!!!!!
Amanda menikam tubuh ijal, tapi ijal
kabur kelantai 2 rumahnya, ijal tidak tau harus pergi kemana saat itu juga
Amanda mencekik Ijal dan ingin menjatuhkan ijal kebawah. laila tersadar.
Berlari ke atas
Ijal : Maaf kan Q.. biarkan Q hidup. (laila muncul)
Laila
: Kamu siapa? Kenapa kamu
mengganggu hidupku? (Menjerit) IJALLLL
!!! lepaskan dia….
Amanda menoleh kearah laila sambil
menjatuhkan ijal kelantai bawah dan Amanda menghampirinya, laila begitu
ketakutan sehingga tidak dapat berbuat apa-apa, saat itu laiala dirasuki
Amanda, dan membawa laila ketempat Amanda dikubur. Sesampai disana Amanda keluar
dari tubuh laila.
Amanda
: (menunjukkan sesuatu) Tolong kuburkan Q selayaknya..
Laila menuju ketempat yang ditunjukkan yaitu kamar mandi warung laila yang baru selesai di renovasi dan
mulai menggali tempat tersebut. Laila kaget sekagetnya, didalam itu potongan
tulang, photo Amanda dan Ijal dan aroma busuk keluar, dan mulai memenggil
polisi. Munah pun menghampiri sambil memeluk laila. Laila hanya menangis sambil
melihat photo yang ditemukan nya itu.
Amanda : Terima kasih, demdamku sudah
terbalaskan.
Note
: text tidak jadi panutan, ikuti aja ala bahasa mu sendiri J
#SEKIAN DAN TERIMA KASIH#
